Showing posts with label love. Show all posts

Friday, April 19, 2013

8 Fakta Unik Tentang CINTA


 Banyak ilmuwan yang mencoba mencari tahu sisi menarik dari sebuah percintaan dan chemistry antara pria dan wanita dengan melakukan berbagai penelitian. Hasilnya pun bermacam-macam, mulai dari yang wajar hingga mengungkapkan fakta aneh dan menarik.


1. Pria Lebih Menyukai Wanita yang Diputuskan Pacarnya

Penemuan dari University of Michigan menyebutkan bahwa pria lebih tertarik mendekati wanita yang dicampakkan kekasihnya. Para ahli berspekulasi, ketika pria yang berinisiatif memutuskan hubungan, hal itu akan menunjukkan dominasinya terhadap lawan jenis. Dengan demikian, pria akan menganggap wanita yang diputuskan akan lebih mudah dikontrol.
2. Anda Bisa Mendeteksi Tukang Selingkuh dari Suaranya

Dalam sebuah studi, para peneliti meminta sekitar 120 pria dan wanita untuk menyuarakan huruf vokal dengan nada yang berbeda-besa. Dari hasil penelitian diketahui, wanita cenderung mengasosiasikan suara rendah pria dengan perilaku berselingkuh. Sementara bagi responden pria, wanita bernada tinggilah yang suka selingkuh. Meskipun aneh, hasil penemuan tersebut dianggap masuk akal dalam perspektif biologis. Nada yang lebih rendah, berarti memiliki level testosteron yang tinggi. Dengan level hormon testosteron yang tinggi membuat pria cenderung tidak pilih-pilih dalam menentukan pasangan (baca: mudah jatuh cinta).

3. Pria Dandan Lebih Lama daripada Wanita
Penelitian yang dilakukan Travelodge –perusahaan jaringan hotel raksasa– menemukan bahwa pria bisa menghabiskan waktu rata-rata 81 menit per hari untuk merawat tubuh, seperti membersihkan, menyegarkan dan melembabkan wajah, bercukur, menata rambut dan memilih pakaian. Sementara wanita hanya memerlukan waktu 75 menit sehari untuk menata rambut, memilih pakaian dan memakai make-up.

4. Wanita Lebih Mudah Mengingat Sesuatu Jika Dikatakan dengan Suara yang Dalam

Wanita bisa lebih akurat mengingat sebuah objek, jika objek tersebut diperkenalkan oleh pria dengan suara yang dalam. Studi yang dilakukan David Smith dan timnya dari University of Aberdeen, Inggris, menunjukkan bahwa suara pria yang dalam dan rendah lebih maskulin dan penting baik dalam pemilihan pasangan maupun akurasi memori pada wanita.

5. 75% Wanita Habiskan Rp 7 Juta Saat Patah Hati
Berdasarkan survei yang dilakukan situs belanja online di Inggris bernama Superdrug, 75% wanita menghabiskan US$ 782 atau sekitar Rp 7 jutaan untuk mengubah penampilannya setelah putus cinta. Penelitian itu mengikutsertakan 2.000 responden wanita. Lebih dari setengah responden mengungkapkan mereka segera pergi ke salon untuk mendapatkan gaya rambut baru, manicure dan pedicure, membeli pakaian dan make-up, bahkan mendaftarkan diri ke pusat kebugaran. Wanita menganggap kekasihnya mencampakkannya karena mereka kurang menarik sehingga berbagai langkah perawatan diri dilakukan.

6. 48% Pria Putuskan Kekasih karena Gemuk
Ternyata sekarang ini cukup banyak pria yang mementingkan penampilan fisik wanita. Hal itu terbukti dari survei terbaru, 48% pria mengaku mencampakkan wanitanya yang gemuk. Survei yang dibuat oleh situs AskMen dan Cosmpolitan tersebut diikuti oleh 70 ribu orang di Amerika Serikat. Dari survei itu terungkap pria benar-benar tidak menerima jika pasangannya mengalami kenaikan berat badan.

7. Wanita dengan Karir Sukses Lebih Mudah Berselingkuh
Penelitian dilakukan Joris Lammers, profesor dari Tilburg University di Belanda. Dia mempelajari perilaku lebih dari 1.500 pembaca majalah bisnis, mulai dari jabatan paling tinggi sampai rendah. Hasilnya, Joris menemukan bahwa wanita yang menduduki jabatan tinggi di kantornya tertarik pada tantangan dan risiko tinggi. Berselingkuh, jadi salah satu cara untuk memenuhi ‘hasrat’ tantangan tersebut. Penyebabnya bukan karena rendah-tingginya kematangan moral, tapi kekuasaan dan kesempatan
.
8. Senyuman Buat Pria Kurang Menarik
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Psychological Association mengungkapkan, pria yang murah senyum dianggap tidak menarik bagi wanita. Responden diminta melihat foto lawan jenisnya. Kemudian, peneliti melihat reaksi responden pertama kali melihat foto tersebut.
“Pria yang tersenyum dianggap kurang menarik bagi sebagian wanita,” jelas Jessica Tracy, pemimpin penelitian dan psikolog dari University of British Columbia, seperti dilansir iDiva.
Wanita sepertinya lebih menyukai sosok pria yang dingin dan tidak banyak senyum. Seperti Rangga dalam film AADC atau si vampir Edward Cullen dalam film ‘Twilight’. Sebuah ekspresi sedikit tertunduk malu tanpa senyuman adalah sebuah sikap yang mengisyaratkkan membutuhkan simpati. Bagi wanita ekspresi itu dapat sangat menarik



sumber
read more

Sunday, April 14, 2013

Tanda-tanda Orang yang Sedang Galau


Tanda-Tanda Orang yang Sedang Galau



Galau merupakan istilah anak-anak remaja sekarang ini yang berarti perasaan seseorang yang sedang memikirkan sesuatu, baik memikirkan seseorang maupun barang (barang?).

Berikut tanda-tanda orang yang sedang galau menurut pengamatan saya.

1. Orang Yang Sedang Galau Sering Menyendiri
Mengapa? Mungkin karena dia sedang memikirkan seseorang yang dia cintai atau mungkin sedang membayangkan apakah cintanya akan diterima (biasanya kalau sehabis nembak) sampai-sampai dia tidak sadar dimana sebenarnya dia berada, hehe
.
2. Orang Yang Sedang Galau Mudah Marah
Itu mungkin karena pikirannya hanya tertuju ke suatu permasalahan atau satu pikiran saja sob. Oleh karena itu, jika seseorang berbicara kepadanya, dapat membuatnya marah seperti saat kita sedang konsentrasi namun ada yang mengganggu.

3. Orang Yang Sedang Galau Akan Selalu Menggalau atau Mengekspresikan Kegalauannya
Sebagai contoh sob, orang yang sedang galau jika dia ngetweet di twitter akan selalu bernada dayu mendayu, galau menggalau dsb serta akan mendengarkan lagu-lagu yang galau, seperti lagu dari Secondhand Serenade dll.

Begitulah opini dar kita sob. Semoga bermanfaat!



read more

Saturday, April 13, 2013

Sejarah VALENTINE


SEJARAH “HARI VALENTINE”

http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/02/valentine-1.jpg?w=293&h=450



Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya, terutama di Dunia Barat.

-

Asal muasalnya, konon hari Velentine adalah merupakan salah satu hari raya Katolik Roma. Hari raya ini sama sekali tidak diasosiasikan dengan “cinta yang romantis” seperti konsep “Hari Valentine” masa kini.

-

Sekarang ini hari Valentine terutama diasosiasikan dengan saling bertukar “pernyataan cinta romantis” dalam bentuk simbol modern Valentine antara lain sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sosok “Cupido-/-Dewi Asmara” (Inggris: cupid) bersayap.

-

Mulai abad ke-19, tradisi penulisan pernyataan cinta ini mendorong timbulnya produksi kartu ucapan secara massal. Asosiasi Kartu Ucapan AS (The Greeting Card Association) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar 1 milyar kartu Valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari Valentine ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

-

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an , industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

-

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah hubungan serius. Sebenarnya hari Valentine itu merupakan hari cinta kasih, jadi bukan hanya cinta kepada pacar atau kekasih. Hari Valentine merupakan hari raya dalam soal cinta kasih namun bukan berarti selain hari Valentine tidak ada cinta kasih.

-

Di Indonesia, budaya bertukaran surat ucapan cinta antar pacar pada hari Valentine yang dimpor dari AS ini mulai bermunculan. Budaya ini cenderung menjadi populer dan konsumtif karena perayaan hari valentine ini lebih banyak didorong oleh promosi para penjual barang-barang yang terkait dengan hari Valentine seperti kartu ucapan cinta, kotak coklat, perhiasan dan boneka di pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja). Hal ini terutama banyak terjadi di kota-kota besar di Indonesia yang marak mengadakan acara-acara yang berkaitan dengan hari Valentine. Jadi sifatnya sudah sangat komersil tanpa disadari oleh para “penganut” hari Valentine bahwa mereka telah dimanfaatkan untuk dikeruk uangnya.

-

Sejarah nama Valentine (Valentinus)

-

Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk 3 martir atau santo (orang suci) yang berbeda :

-

Seorang pastur di Roma

Seorang uskup Interamna (modern Terni)

Seorang martir di provinsi Romawi Africa.

-

Hubungan antara ke 3 martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini. Namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

-

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam “Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus” dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian diletakkan dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja “Whitefriar Street Carmelite Church” di Dublin, Irlandia.. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi yang khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

-

Hari raya Valentine ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya masih di pertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

-

Hari Valentine pada era modern

-

Hari Valentine kemungkinan diimpor oleh Amerika Utara dari Britania Raya (Inggris), negara yang mengkolonisasi daerah tersebut. Di Amerika Serikat kartu Valentine pertama yang diproduksi secara massal dicetak setelah tahun 1847 oleh Esther A. Howland (1828 – 1904) dari Worceste, Massachusetts. Ayahnya memiliki sebuah toko buku dan toko peralatan kantor yang besar dan ia mendapat ilham untuk memproduksi kartu dari sebuah kartu Valentine Inggris yang ia terima. (Semenjak tahun 2001, The Greeting Card Association setiap tahun mengeluarkan penghargaan “Esther Howland Award for a Greeting Card Visionary”)

sumber
read more